• Admin

Bagaimana Cara kerja Spray Dry?


Sumber: freepik.com


Spray Dry biasa digunakan untuk mengubah cairan menjadi bubuk padat.

Spray Dry sering digunakan untuk membuat produk seperti kopi instan, susu bubuk, bubuk cat, bubuk telur, resin dan deterjen. Spray Dry telah banyak digunakan oleh industri untuk pengolahan makanan dan industri farmasi.


Pada dasarnya, spary dry melakukan proses lengkap mulai dari menampung cairan pada ujung mesin dan dibentuk ke dalam sebuah kemasan pada akhir proses yang kemudian siap untuk diangkut. Seringkali pada pabrik yang lebih besar berbagai proses ditambahkan baik aliran atas maupun bawah untuk mengurangi biaya pemrosesan sebanyak mungkin. Sebagai contoh dalam produk susu, perusahaan menempatkan teknologi evaporasi kedalam sistem spray dry untuk meningkatkan padatan bubuk sebanyak mungkin.


Saat ini sistem spray dry hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran yang dapat terlihat sangat berbeda tetapi pada dasarnya semua bekerja dengan cara yang sama. Spray dary adalah proses penguapan dan metoded paling umum untuk menghasilkan bubuk terutama untuk bahan yang sensiitif terhadap panas.


Pada dasarnya spray dry terdiri dari tabung besar yang kemudian akan dilewati oleh udara/gas yang sangat panas (atau gas panas lainnya), pompa dan alay penyemprot. Bubuk padat yang dihasilkan biasanya dikumpulkan dalam drum silikon.


Bahan baku kemudian dimasukkan ke dalam pengering semprot melalui perangkat atomisasi nozzle yang memecah larutan umpan ke dalam bidang individu. Nozzle atau Nosel biasanya digunakan untuk membuat tetesan sekecil mungkin, memaksimalkan perpindahan panas dan laju penguapan air. Ukuran tetesan dapat berkisar dari 20 hingga 180 mikrometer tergantung pada nozzle.


Ruang pengeringan atau Drying Chamber memiliki konstruksi yang mirip dengan tabung penyimpanan, tabung dengan bentuk yang sangat besar, volumenya ditentukan oleh waktu pemaparan panas yang diperlukan untuk bahan baku yang dikeringkan. Gas (atau udara) biasanya dipanaskan oleh pembakar karena dipaksa masuk ke ruang utama. Larutan bahan baku diatomisasi ke dalam ruang untuk membentuk tetesan, pada proses pengolahan dengan udara panas, cairan menguap hingga hanya meninggalkan bubuk.


Pada proses pengeringan dengan gas panas, partikel serbuk berubah mengeras, permukaan luar yang keras dengan bagian dalam yang meleleh. Saat partikel jatuh, panjang ruang kontak dengan udara panas menarik cairan dari sisa partikel. Biasanya dibiarkan untuk mempertahankan sedikit kelembaban dalam partikel bubuk pada akhir proses - yang sering dikenal sebagai Kelembaban Residu. Jumlah waktu yang dibutuhkan partikel untuk mencapai panjang ruang disebut waktu tinggal.


Dibandingkan dengan sistem pengeringan lainnya, spray dry dapat mengeringkan produk dengan sangat cepat. Spray dry juga mengubah larutan, atau cairan kental menjadi bubuk kering dalam satu langkah, yang dapat menguntungkan untuk memaksimalkan keuntungan dan penyederhanaan proses.


PT Teknik Spray Dry menjual berbagai jenis mesin dan sistem spray dry yang dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan industri. Jika perusahaan anda sedang mencari spray dry berkaulitas untuk menunjang kebutuhan produksi di perusahaan anda? hubungi kami di (+62) 21 2921 7500 untuk mendapatkan penawaran terbaik.



Sumber: ezinearticles.com

3 tampilan